Olahraga Breaking

Wurja Cup Jilid 1 Resmi Dibuka, Wujud Dukungan Pemkab dan Desa Majukan Olahraga

Share berita ini
Wurja Cup Jilid 1 Resmi Dibuka, Wujud Dukungan Pemkab dan Desa Majukan Olahraga
Wurja Cup Jilid 1 Resmi Dibuka, Wujud Dukungan Pemkab dan Desa Majukan Olahraga
Paguyangan News,

 

Tonjong, Paguyangan News– Guna menumbuhkan budaya olahraga sehat sekaligus menggali potensi bibit atlet muda, Turnamen Sepak Bola Wurja Cup Jilid 1 resmi dibuka di Lapangan Olahraga Pejaten, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, pada Rabu (24/6/2026).

 

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Brebes, Pemerintah Desa, serta masyarakat dalam memajukan dunia olahraga dan pembinaan generasi muda.

 

Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, S.E., mewakili jajaran Forkopimda. Turut hadir unsur Forkopimcam Kecamatan Tonjong, Kepala Desa Kalijurang Edi Riyanto, S.H., M.H., perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga, Kesbangpol, anggota DPRD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia pelaksana, serta ratusan penonton dan pendukung tim.

 

Suasana pembukaan terasa meriah dan kental dengan nuansa budaya daerah, diawali dengan penampilan tarian tradisional Cucuk Lampah yang dibawakan oleh siswa-siswi MI Nurul Islam Kalijurang, yang disambut antusias oleh seluruh hadirin.

 

Setelah rangkaian sambutan, di sela-sela acara pembukaan, Wakil Bupati Wurja, S.E. secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada kedua tim yang bertanding dalam laga perdana, yaitu tim Sat Set Legend dan tim Bambu Kuning. Pemberian ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi para pemain untuk menampilkan permainan yang sportif dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

 

Dalam sambutannya, Wurja menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim peserta, dan secara khusus kepada panitia penyelenggara. Ia menilai persiapan yang dilakukan sangat matang dan luar biasa, sehingga acara dapat berjalan dengan tertib dan rapi.

 

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua tim yang ikut serta, dan khususnya kepada panitia. Saya melihat kegiatan ini dipersiapkan dengan sangat luar biasa, sungguh kerja keras yang patut diacungi jempol,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang bertanding, melainkan sarana pembentukan karakter bagi generasi muda.

 

“Kami melihat kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian terhadap generasi muda. Ini bukan sekadar lomba, melainkan tempat menanamkan nilai sportivitas, kedisiplinan, dan persaudaraan. Di sini kami juga ingin mencari bibit-bibit unggul yang nantinya bisa mengharumkan nama daerah,” tambahnya.

 

Wurja juga menyampaikan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Brebes dalam meningkatkan kualitas fasilitas olahraga di daerah.

 

“Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Brebes telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 juta untuk perbaikan lapangan dan pembuatan jalur lari (jogging track) di lokasi ini. Ke depannya, fasilitas ini bisa dimanfaatkan seluruh warga untuk menjaga kebugaran dan kesehatan,” tegasnya.

 

Ia juga mengimbau agar seluruh rangkaian pertandingan berjalan dengan tertib, aman, dan menjunjung tinggi aturan main. “Kemenangan dan kekalahan adalah hal biasa. Yang terpenting adalah persaudaraan tetap terjaga dan tidak ada kejadian yang merugikan bersama,” pesannya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Kalijurang sekaligus penanggung jawab kegiatan, Edi Riyanto, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh dari berbagai pihak. Persiapan kegiatan telah dilakukan selama kurang lebih dua bulan agar terselenggara dengan baik.

 

“Kami berterima kasih kepada Pak Wakil Bupati atas perhatian dan dukungan anggarannya, serta kepada seluruh sponsor, donatur, dan warga yang telah membantu menyempurnakan fasilitas lapangan ini. Semoga turnamen ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan olahraga di desa kami, dan bisa dilanjutkan lagi pada tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.

 

Turnamen Wurja Cup Jilid 1 ini diikuti oleh 32 tim dari berbagai wilayah. Laga pembuka mempertemukan tim Sat Set Legend melawan Bambu Kuning, yang mempertandingkan kualitas para pemain lokal di hadapan masyarakat.

 

Dengan mengucap syukur dan doa, Wakil Bupati Brebes secara resmi membuka turnamen ini. Kegiatan diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai, memberikan hiburan positif bagi warga, serta menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Chat with us on WhatsApp